Kumpulan Doa Solat Dan Puasa Beserta Artinya

Jelaskan Ada Berapa Makna Urutan 6 Rukun Iman Dan 5 Rukun Islam

Jelaskan Ada Berapa Makna Urutan 6 Rukun Iman Dan 5 Rukun Islam - Tentunya kita sudah tak asing lagi kalua mendengar kata rukun iman dan rukun islam, karena ini sebetulnya pelajaran tingkan dasar dalam agama islam untuk mengetahui dan menghafalkannya, sebagai mana ketika sedang belajar di MDT (Madrasah Diniyah Takmiliyah) yang pertama kita kenal adalah rukun iman dan islam.

Namun yang perlu kita kaji setelah mengetahui banyaknya 6 rukun iman dan 5 rukun islam adalah menyikapi dan melaksanakannya terutama nrukun iman harus benar-benar tertanam dalam hati supaya perjalanan hidup kita di dunia ini terarah tujuannya ke arah sana yaitu menuju kepada Alloh SWT dengan meraih keridhoan_NYA, begitu juga rukun islam adalah untuk merealisasikan semua anggahota tubuh melaksanakan syari'at Islam.

Makanyanya kita harus benar-benar faham dan mengerti penjelasan secara tafsili (perinciannya) serta dalil baik secara dalil akli maupun dalil nakli yang bersumber dari al qur'an, jangan sampai kita tau rukun iman dan islam itu katanya tidak punya landasan hukum secara pasti atau bisa juga di sebut iman taklid tapi usahakan harus sampai memiliki iman ilmu. untuk penjelasan urutan 6 rukun iman dan 5 rukun islam beserta dalilnya bia anda simak seperti di bawah ini:

Penjelasan Urutan 6 Rukun Iman Dan 5 Rukun Islam Beserta Dalilnya

Namun sebelum kita mengetahui satu-satunyan dari rukun iman dan islam perlu kita mengetahui dulu apa yang dinamakan rukun itu? karena rukun memiliki makna secara bahasa dan istilah ilmu syara'

Pengertian hukum secara bahasa adalah berarti pilar,asas atau dasar. sedangkan menurut istilah adalah sesuatu yang harus dikerjakan dalam melakukan suatu pekerjaan. Jadi, rukun berarti sebagai bagian yang pokok. Adapun yang di namakan iman adalah adalah “Keyakinan didalam hati, ucapan di lisan namun keyakinan itu bisa bertambah dan bisa juga berkurang.

Setelah kita mengetahui definisi Iman mari kita membahas tentang Rukun Iman 6:

1. Iman Kepada Allah سُبْحَانَهُ وتَعَالَى

Dengan adanya iman kepercayaan wujud Allah, mengenal rububiyah Allah, mengenal uluhiyah Allah, beriman kepada asma` dan sifat Allah,sehungga kita mengakui dalam hati bahwa Alloh itu ada, namun keberadaan Alloh beda dengan makhluq sehingga Alloh tidak butuh tempat sedangkan makhluq adanya butuh pada tempat, untuk supaya lebih kuat kepercayaan kita atau iman kita kepada Alloh maka kita harus mengetahui sifat-sipfa Alloh yang wajib 20 mutahil 20 dan ja'iz 1 maka jumlah keseluruhan ada 50 sifat.

Dengan dalil kita wajib iman kepada Alloh SWT (Q.S Surat An-Nisa ayat 136)

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا آمِنُوا بِاللَّهِ وَرَسُولِهِ وَالْكِتَابِ الَّذِي نَزَّلَ عَلَىٰ رَسُولِهِ وَالْكِتَابِ الَّذِي أَنْزَلَ مِنْ قَبْلُ ۚ وَمَنْ يَكْفُرْ بِاللَّهِ وَمَلَائِكَتِهِ وَكُتُبِهِ وَرُسُلِهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ فَقَدْ ضَلَّ ضَلَالًا بَعِيدًا

Wahai orang-orang yang beriman, tetaplah beriman kepada Allah dan Rasul-Nya dan kepada kitab yang Allah turunkan kepada Rasul-Nya serta kitab yang Allah turunkan sebelumnya. Barangsiapa yang kafir kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, rasul-rasul-Nya, dan hari kemudian, maka sesungguhnya orang itu telah sesat sejauh-jauhnya.

2. Iman kepada Malaikat-malaikat Allah سُبْحَانَهُ وتَعَالَى

Artinya kita percaya atas adanya malaikat-malaikat Alloh yang mana malaikat itu di ciftakannya dari cahaya (Nur) dengan jumlah yang begitu banyak sehingga tidak ada yang mengetahui jumlahnya hanayalah Alloh SWT, namun ada yang wajib kita ketahui sebanyak 10 malaikat diantaranya:

1. Malaikat Jibril : Tugasnya menyampaikan wahyu kepada para utusannya.
2. Malaikat Mikail : Tugasnya mengatur pembagian rezeki kepada setiap mahluknya.
3. Malaikat Israfil : Tugasnya meniup sangkakala pada hari kiamat.
4. Malaikat Izrail : Tugasnya mencabut nyawa semua mahluk hidup.
5. Malaikat Munkar : Tugasnya memeriksa amal perbuatan manusia.
6. Malaikat Nakir : Tugasnya mengajukan pertanyaan kepada manusia di alam kubur.
7. Malaikat Raqib : Tugasnya mencatat amal perbuatan manusia yang baik
8. Malaikat Atid : Tugasnya mencatat amal perbuatan manusia yang buruk.
9. Malaikat Malik : Tugasnya menjaga pintu neraka.
10.Malaikat Ridhwan : Tugasnya menjaga pintu surga.

Dengan dalil QS. An Nisaa’ Ayat 136

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا آمِنُوا بِاللَّهِ وَرَسُولِهِ وَالْكِتَابِ الَّذِي نَزَّلَ عَلَىٰ رَسُولِهِ وَالْكِتَابِ الَّذِي أَنْزَلَ مِنْ قَبْلُ ۚ وَمَنْ يَكْفُرْ بِاللَّهِ وَمَلَائِكَتِهِ وَكُتُبِهِ وَرُسُلِهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ فَقَدْ ضَلَّ ضَلَالًا بَعِيدًا

Wahai orang-orang yang beriman, tetaplah beriman kepada Allah dan Rasul-Nya dan kepada kitab yang Allah turunkan kepada Rasul-Nya serta kitab yang Allah turunkan sebelumnya. Barangsiapa yang kafir kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, rasul-rasul-Nya, dan hari kemudian, maka sesungguhnya orang itu telah sesat sejauh-jauhnya.

3. Iman kepada Kitab-kitab Allah سُبْحَانَهُ وتَعَالَى

Artinya percaya atas adanya kitab-kitab Alloh SWT, karena Alloh menciptakan dan sekaligus di turunkan kepada Nabi dan Rosulnya sebanyak 104 kita yang 104 kitab di himpun dalam 4 kitab yaitu: Taurot di turunkan kepada Nabi Isa As, Inzil kepada Nabi Musa, Zabur kepada Nabi Dawu dan Al-qur'an Kepada Nabi Kita Muhammad SAW, yang empat kitab itu di himpun dalam satu kita yaitu al-qur'an.

Dengan dalil Qs An Nisa Ayat 136 seperti di atas dan Surat Al-Baqarah Ayat 4 seperti di bawah ini:

وَالَّذِينَ يُؤْمِنُونَ بِمَا أُنْزِلَ إِلَيْكَ وَمَا أُنْزِلَ مِنْ قَبْلِكَ وَبِالْآخِرَةِ هُمْ يُوقِنُونَ

dan mereka yang beriman kepada Kitab (Al Quran) yang telah diturunkan kepadamu dan Kitab-kitab yang telah diturunkan sebelummu, serta mereka yakin akan adanya (kehidupan) akhirat.

4. Iman kepada rasul-rasul Allah سُبْحَانَهُ وتَعَالَى

Artinya percaya atas adanya Rosul dan Nabi-nabi Alloh yang jumlah banyaknya Nabi Alloh menurut hadits yaitu 124.000 Orang, dan Rasul berjumlah 312 Orang, namun yang wajib kita ketahui ada 25 Nabi Dan Rosul diantaranya:

-Adam AS
-Idris diutus untuk Bani Qabil di Babul, Iraq dan Memphis.
-Nuh diutus untuk Bani Rasib di wilayah Selatan Iraq.
-Hud diutus untuk ʿĀd yang tinggal di Al-Ahqaf, Yaman.
-Shaleh diutus untuk kaum Tsamūd di Semenanjung Arab.
-Ibrahim diutus untuk Bangsa Kaldeā di Kaldaniyyun Ur, Iraq.
-Luth diutus untuk negeri Sadūm dan Amūrah di Syam, Palestina.
-Isma’il diutus untuk untuk Qabilah Yaman, Mekkah.
-Ishaq diutus untuk Kanʻān di wilayah Al-Khalil, Palestina.
-Yaqub diutus untuk Kanʻān di Syam.
-Yusuf diutus untuk Hyksos dan Kanʻān di Mesir.
-Ayyub diutus untuk Bani Israel dan Bangsa Amoria (Aramin) di Horan, Syria.
-Syu’aib diutus untuk Kaum Rass, negeri Madyan dan Aykah.
-Musa diutus untuk Bangsa Mesir Kuno dan Bani Israel di Mesir.
-Harun diutus untuk Bangsa Mesir Kuno dan Bani Israel di Mesir.
-Zulkifli diutus untuk Bangsa Amoria di Damaskus.
-Yunus diutus untuk bangsa Assyria di Ninawa, Iraq.
-Ilyas diutus untuk Funisia dan Bani Israel, di Ba’labak Syam.
-Ilyasa diutus untuk Bani Israel dan kaum Amoria di Panyas, Syam.
-Daud diutus untuk Bani Israel di Palestina.
-Sulaiman diutus untuk Bani Israel di Palestina.
-Zakaria diutus untuk Bani Israil di Palestina.
-Yahya diutus untuk Bani Israil di Palestina.
-Isa diutus untuk Bani Israil di Palestina.
-Muhammad seorang nabi & rasul terakhir yang diutus di Jazirah Arab untuk seluruh umat manusia dan jin.

Sedangkan Adam dan Syits yang diutus sebelumnya hanyalah bertaraf sebagai seorang nabi saja, bukan sebagai rasul karena mereka tidak memiliki umat atau kaum dan tidak memiliki kewajiban untuk menyebarkan risalah yang mereka yakini. Sedangkan Khaḍr seorang nabi yang dianggap misterius, ia tidak diketahui lebih lanjut untuk kaum apa dia diutus.

Adapun dalil tentang kewajiban iman kepada para rasul, ialah sebagai berikut:
Allah berfirman:

ءَامَنَ الرَّسُولُ بِمَآأُنزِلَ إِلَيْهِ مِن رَّبِّهِ وَالْمُؤْمِنُونَ كُلٌّ ءَامَنَ بِاللهِ وَمَلاَئِكَتِهِ وَكُتُبِهِ وَرُسُلِهِ لاَ نُفَرِّقُ بَيْنَ أَحَدٍ مِّن رُّسُلِهِ وَقَالُوا سَمِعْنَا وَأَطَعْنَا غُفْرَانَكَ رَبَّنَا وَإِلَيْكَ الْمَصِيرُ

Rasul telah beriman kepada Al Qur’an yang diturunkan kepadanya dari Rabb-nya, demikian pula orang-orang yang beriman. Semuanya beriman kepada Allah, malaikat-malaikatNya, kitab-kitabNya dan rasul-rasulNya. (Mereka mengatakan): “Kami tidak membeda-bedakan antara seseorang pun (dengan yang lain) dari rasul-rasulNya,” dan mereka mengatakan: “Kami dengar dan kami taat”. (Mereka berdoa): “Ampunilah kami, ya Rabb kami. Dan kepada Engkaulah tempat kembali”. [Al Baqarah:285].

5. Iman kepada hari kiamat
Artinya percaya atas adanya hari qiyamat atau bisa juga di sebut hari kebangkitan, hari akhir, hari pembalasan, dan nama-nama yang lainnya, pada hari itu semua makhluq akan di bangkitkan kembali dan akan di hisab atau di pertanyakan semua keadaan kita semasa hidup di dunia itu setelah menginjak usia baligh.

Dengan dalil Firman Allah dalam surat al-Baqarah ayat 62 :

إِنَّ الَّذِينَ آمَنُوا وَالَّذِينَ هَادُوا وَالنَّصَارَى وَالصَّابِئِينَ مَنْ آمَنَ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ وَعَمِلَ صَالِحًا فَلَهُمْ أَجْرُهُمْ عِنْدَ رَبِّهِمْ وَلَا خَوْفٌ عَلَيْهِمْ وَلَا هُمْ يَحْزَنُونَ

Sesungguhnya orang-orang mukmin , orang-orang Yahudi, orang-orang Nasrani dan orang-orang Shabiin, siapa sja di antara mereka yang benar-benar beriman kepada Allah, hari akhir dan beramal shalih, mereka akan menerima pahala dari Tuhan mereka, tidak ada kekhawatiran terhadap mereka, dan tidak (pula) mereka bersedih hati.

Firman Allah dalam surat al-Baqarah ayat 177

لَيْسَ الْبِرَّ أَنْ تُوَلُّوا وُجُوهَكُمْ قِبَلَ الْمَشْرِقِ وَالْمَغْرِبِ وَلَكِنَّ الْبِرَّ مَنْ آمَنَ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ وَالْمَلَائِكَةِ وَالْكِتَابِ وَالنَّبِيِّينَ

Bukanlah menghadapkan wajahmu ke arah timur dan barat itu suatu kebajikan, akan tetapi Sesungguhnya kebajikan itu ialah beriman kepada Allah, hari Kemudian, malaikat-malaikat, kitab-kitab, nabi-nabi

Sabda Rasulullah saw. sebagai jawaban atas pertanyaan Jibril as. tentang iman :

أَنْ تُؤْمِنَ بِاللهِ وَمَلَاِئكَتِهِ وَكُتُبِهِ وَرُسُلِهِ وَالْيَوْمِ الأَخِرِ وَتُؤْمِنَ بِالْقَدَرِ خَيْرِهِ وَشَرِّهِ

“ Yaitu engkau beriman kepada Allah, malaikat-malaikatNya, kitab-kitabNya, rasul-rasulNya dan hari akhir, dan engkau beriman kepada takdir, yang baik maupun yang buruk ( HR. Bukhari dan Muslim )

6. Iman kepada Qada’ dan Qadar

Artinya Percaya atas segala keputusan dari Alloh, karena semua keputusan atau kejadian itu semuanya telah tertulis di lauhil mahfudz sebagai mana dalil dalam al-qur'an :
1. Firman Allah swt.


قُلْ لَنْ يُصِيبَنَا إِلَّا مَا كَتَبَ اللَّهُ لَنَا هُوَ مَوْلَانَا ۚ وَعَلَى اللَّهِ فَلْيَتَوَكَّلِ الْمُؤْمِنُونَ

Artinya: "Katakanlah, sesekali-sekali tidak akan menimpa kami, melainkan apa yang telah ditetapkan oleh Allah bagi kami. Dialah pelindung kami dan hanya kepada Allah orang beriman harus bertawakal." (QS. At Taubah: 51)

2. Firman Allah swt.


إِنَّا كُلَّ شَيْءٍ خَلَقْنَاهُ بِقَدَرٍ

Artinya: "Sesungguhnya Kami menciptakan segala sesuatu menurut ukuran." (QS Al Qamar: 49)

3. Firman Allah swt.


وَلَوْ يُؤَاخِذُ اللَّهُ النَّاسَ بِظُلْمِهِمْ مَا تَرَكَ عَلَيْهَا مِنْ دَابَّةٍ وَلَٰكِنْ يُؤَخِّرُهُمْ إِلَىٰ أَجَلٍ مُسَمًّى ۖ فَإِذَا جَاءَ أَجَلُهُمْ لَا يَسْتَأْخِرُونَ سَاعَةً ۖ وَلَا يَسْتَقْدِمُونَ

Artinya: “Jikalau Allah menghukum manusia karena kezalimannya, niscaya tidak akan ditinggalkan-Nya di muka bumi sesuatupun dari makhluk yang melata, tetapi Allah menangguhkan mereka sampai kepada waktu yang ditentukan. maka apabila telah tiba waktu (yang telah ditentukan) bagi mereka, tidaklah mereka dapat mengundurkannya barang sesaat pun dan tidak pula mendahulukannya." (QS An Nahl: 61)

Demikian yang dapat kami sajikan penjelasan urutan 6 rukun iman dan 5 rukun islam beserta dalilnya, apa yang kamu ketahui tentang ada berapa jelaskan mengapa kita harus iman 6 sebutkan urutan yaitu kepada allah nabi rasul malaikat kitab allah arti penjelasan menurut istilah dapat menjelaskan sebutkan adalah pengertian materi makalah jumlah macam rukun iman islam 1,2,3,4 5,6 perkara, namun untuk penjelasan rukun islam kami sajikan dalam artikel selanjutnya makanya terus saja update di alamat kami ini islamianews.com

Kumpulan Macam Teks Bacaan Sholawat Nabi Artinya Pendek Lengkap Latin

Kumpulan Macam Teks Bacaan Sholawat Nabi Artinya Pendek Lengkap Latin - Kata sholawat menurut bahasa adalah doa, namun menurut istilah sholawat itu memiliki tiga arti yang berbeda pertama sholawat dari Alloh SWT itu diartikan dengan rahmat (kasih sayang), kedua arti sholawat dari para malaikat itu di namakan Istigfar ( memohon ampunan) dan yang ketiga Sholawat dari orang mu'min itu memilik arti adalah doa untuk Baginda rosululloh SAW.

Arti ketiga-tiganya sholawat itu di tunjukan hanya kepada Nabi Muhammad SAW sebagai mana firman Alloh SWT. dalam surat al-Ahzab yang artinya: "Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Wahai orang-orang yang beriman! Bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam dengan penuh penghormatan kepadanya." (QS Al-Ahzab [33]: 56).

Nah dengan demikian Alloh dan semua Malaikat telah bersholawat atas Nabi, maka seharusnya kita lah sebagai umat Rosul yang harus benar-benar membacakan sholawat kepada Beliau, bahkan banyak dalil-dali yang menyatakan bahwa barang siapa yang membacakan sholawat akan mendapatkan safaat dari baginda Rosul nanti di hari kiamat, juga dalam menjalani kehidupannya didunia ini akan mendapatkan banyak manfaat, barakah, hikmat serta fadhilah sholawat yang telah kita bacakan tiap hari dan malam terutama pada malam hari jum'at.

Bacaan Sholawat Nariyah Arab Latin Yang Benar Dan Manfaatnya

Adapun bacaan sholawat itu memiliki banyak nama ada sholawat nabi, sholawat nariyah, sholawat badar, sholawat syifa, sholawat munjiyat, sholawat arjak, sholawat haji, sholawat Fatih, sholawat Ibrohimiyah, dan masih banyak nama-nama sholawat yang lainnya, untuk itu kami di sini akan berbagi salah satu bacaan sholawat nariyah dalam bahasa arab, latin lengkap dengan artinya yang benar serta manfaat, padilah, keistimewaan,(keajaiban) dan tata cara membaca sholawat nariyah seperti di bawah ini:

Tata Cara Bacaan Sholawat Yang Benar:
1. Di usahakan harus dalam keadana Bersuci
2. Menghadap kiblat
3. Tawashul terutama kepada Nabi Muhammad, shohabat, Wali-wali, dan semua guru-guru kita
4. Dibacanya dengan khusu dan tertib
5. Setelah selesai baca sholawat berapa saja jumlahnya tergantung kita lalu membaca al-Qur'an surat Yasin.
6. selanjutnya di tutup dengan membacakan doa Ishol.

Bacaan Sholawat Nariyah Yang Benar Arab Latin Dan Artinya:

اَللهُمَّ صَلِّ صَلاَةً كَامِلَةً وَسَلِّمْ سَلاَمًا تَامَّاعَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدِ الَّذِىْ تَنْحَلُّ بِهِ الْعُقَدُ وَتَنْفَرِجُ بِهِ الْكُرَبُ وَتُقْضَى بِهِ الْحَوَائِجُ وَتُنَالُ بِهِ الرَّغَائِبُ وَحُسْنُ الْخَوَاتِمِ وَيُسْتَسْقَى الْغَمَامُ بِوَجْهِهِ الْكَرِيْمِ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ فِى كُلِّ لَمْحَةٍ وَنَفَسٍ بِعَدَدِ كُلِّ مَعْلُوْمٍ لَكَ
ALLAAHUMMA SHOLLI SHOLAATAN KAAMILATAN WASALLIM SALAAMAAN TAAMMAN 'ALAA SAYYIDINAA MUHAMMADINIL LADZII TANHALLU BIHIL'UQODU WATANFARIJU BIHILKUROBU WATUQDHOO BIHILHAWAAIJU WATUNAALU BIHIR ROGHOOIBU WAHUSNUL KHOWAATIMI WAYUSTASQAAL GHOMAAMU BIWAJHIHILKARIIMI WA'ALAA AALIHII WASHOHBIHII FII KULLI LAMHATIN WANAFASIN BI'ADADI KULLI MA'LUUMIN LAKA.

Artinya :Ya Allah, limpahkanlah shalawat yang sempurna dan curahkanlah salam kesejahteraan yang penuh kepada junjungan kami Nabi Muhammad, yang dengan sebab beliau semua kesulitan dapat terpecahkan, semua kesusahan dapat dilenyapkan, semua keperluan dapat terpenuhi, dan semua yang didambakan serta husnul khatimah dapat diraih, dan berkat dirinya yang mulia hujanpun turun, dan semoga terlimpahkan kepada keluarganya serta para sahabatnya, di setiap detik dan hembusan nafas sebanyak bilangan semua yang diketahui oleh Engkau.

Bacaan Sholawat Syifa Yang Benar Arab Latin Dan Artinya:

أَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ طِبِّ الْقُلُوْبِ وَدَوَائِهَا وَعَافِيَةِ الأَبْدَانِ وَشِفَائِهَا وَنُوْرِ الأَبْصَارِ وَضِيَائِهَا وَعَلَى آَلِهِ وَصَحْبِهِ وَبَارِكْ وَسَلِّمْ.

ALLAAHUMMA SHOLLI 'ALAA SAYYIDINAA MUHAMMADIN TIBBI ALQULUBI WADAWAAIHA WA'AFIYATI AL'ABDAANI WASYIFAA'IHAA WANUURI ALABSHORI WADLIYAA'IHA WA'ALAA ALIHI WASHOHBIHI WABARIK WASALLIM

“Ya Allah limpahkanlah kesejahteraan atas baginda kami Nabi Muhammad yang merupakan obat dan penyembuhan hati kami, penyehat dan penyelamat badan, yang merupakan cahaya dan sinar penglihatan dan yang merupakan penjamin kesehatan jasmani dan rohani akan kebutuhan makanan dan juga tumpahkan kesejahteraan itu atas keluarga dan sahabat-sahabatnya dan berilah keselamatan “

Bacaan Sholawat Tausi'ul-Arzaq Yang Benar Arab Latin Dan Artinya:

الَّلهـُمَّ صَلِّ عَلىَ سَيِّدناَ مُحَمَّـدٍ صَلَتً تُنْـجِـنَا بِهَا مِنْ جَـمِيـْعِ اَلْاَ هـوَالِ وَاَلْاَ فاَتِ ,وَتـَقْضِى لَنَا بِـهـَا جَـمِيْعَ الْحَا جَاتِ ، وَتُـطَـهِـرُنَا بِهاَ مِنْ جَمِيعِ السَّـيِئاَ تِ وَتَرْ فَعُناَ بِهاَ اَعْلىَ الدَّ رَجاَتِ ، وَتُبَـلِّـغُـنَا بِهاَ اَقْصَ الْغاَ ياَتِ، مِنْ جَمِيْعِ الْخَيْرَاتِ فِى الْحَياَتِ وَبَعْدَ الْمَماَتِ اِنَّكَ عَلىَ كُلِّ شَيئٍ قَـدِ يْرٌ

Allohumma sholli ‘ala syaiyidina muhammad sholatan tunjina biha min jami’il ahwali wal afat wataqdilana biha jami’il hajat watutohhiruna biha min jami’is syayyiat watarfa’una biha a’lad darojat watuballi ghuna biha aqshol ghoyat min jami’il khoiroti fil hayati waba’dal mamat. Birohmatika ya Arhamar Rahimin.

Artinya: Ya Allah limpahkanlah rahmat kepada junjungan kita Nabi Muhammad SAW, yang dengan rahmat itu Engkau akan menyelamatkan kita dari semua keadaan yang mendebarkan dan dari semua cobaan yang dengan rahmat itu Engkau akan mendatangkan kepada kita hajat, Yang dengan rahmat itu Engkau akan membersihkan kita dari semua keburukan/kesalahan. Yang dengan rahmat itu Engkau akan mengangkat kita kepada setinggi-tinggi derajat.Yang dengan rahmat itu pula Engkau akan menyampaikan kita kepada sesempurna-sempurnanya semua maksud dari semua kebaikan pada waktu hidup dan setelah mati.

Bacaan Sholawat Munjiyat Yang Benar Arab Latin Dan Artinya:

الَّلهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَلاَةً تُوَسِّعُ بِهَا عَلَيْنَا الْأرْزَاقَ وَتُحَسِّنُ بِهَا لَنَا اْلأَخْلاَقَ وَعَلَى أَلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلِّمْ.

Allahumma sholli ‘ala sayyidina Muhammadin sholaatan tuwassi’u biha ‘alainal arzaaq, wa tuhassinu biha lanal akhlaaq wa ‘ala alihi wa shohbihi wa sallim.
Artinya:

“Ya Allah, limpahkanlah rahmat dan keselamatan kepada junjungan kami Nabi Muhammad saw, dengan rahmat yang dapat memperluas rezeki kami dan membaguskan akhlak kami, beserta para keluarganya dan sahabatnya”

Bacaan Sholawat Haji Yang Benar Arab Latin Dan Artinya:

اَللّهُمَّ صَلِّ عَلَي سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَلاَةً تُبَلِّغُنَا بِهَا حَجَّ بَيْتِكَ الْحَرَامِ ، وَزِيَارَةِ قَبْرِ نَبِيِّكَ عَلَيْهِ اَفْضَلُ الصَّلاَةُ وَالسَّلاَمُ فِي لُطْفٍ وَعَافِيَةٍ وَسَلاَمَةٍ وَبُلُوْغِ الْمَرَامِ ، وَعَلَي آلِهِ وَصَحْبِهِ وَبَارِكْ وَسَلِّمْ

Allohumma sholli 'alaa sayyidiinaa muhammadin sholaatan tuballighunaa bihaa hijja baetikal harom waziyaariti qobri nabiyyika 'alaihi ifdholu sholaatu wasallamu filluthfi wa'aafiyatin wassalaamatin wabuluughir maromi wa'alaa'alihi washohbihi wabaarik wasallim

Ya Allah, wahai Tuhan kam Limpahkan shalawat dan salam atas Junjungan kami Nabi Muhammad SAW. Dengan Berkah shalawat sampaikanlah kami Berkunjung ke rumahMu yang mulia untuk menunaikan haji, Dan menziarahi Makam NabiMu Dalam kelembutan ketentuan Ilahi Dalam afiat, selamat sejahtera, tercapai segala yang dicita-cita. Limpahi juga shalawat, salam dan keberkatan Atas sekalian keluarga dan sahabat-nya.amin

Bacaan Doa Sholawat Haji Yang Benar Arab Latin Dan Artinya:

اَللَّهُمَّ الرْزُقْنَا زِيَارَةَ بَيْتِكَ اَلْمُعَظَّمْ وَرَسُوْلِكَ اَلْمُكَرَّمْ فِى هَذَا الْعَامْ وَفِى كُلِّ عَامْ بِاَحْسَنِالْحَالْ

Allohummar juknaa ziyaaroti baetikal mu'adzom warosuulika mukarrom pii hadzal 'aam wapii kulli 'aamin biahsanil hal

Artinya : Ya Allah, Berilah karunia-Mu untuk mengunjungi rumah-Mu yang agung dan RosuMu yang mulia, di tahun ini dan setiap tahun, dengan keadaan sebaik-baiknya.


Bacaan Doa Sholawat Fatih  Yang Benar Arab Latin Dan Artinya:

اللَّهُمَّ صَلِّ عَلىَ سَيِّدِنَا مُحَمَّدِ، الْفَاتِحِ لِمَا أُغْلِقَ وَالْخَاتِمِ لِمَا سَبَقَ، نَاصِرِ الْحَقِّ بِالْحَقِّ، وَالْهَادِي إِلَى صِرَاطِكَ الْمُسْتَقِيْمِ وَعَلىَ آلِهِ حَقَّ قَدْرِهِ وَمِقْدَارِهِ العَظِيْمِ .

Sholawat Fatih Latin : Allahumma Sholli Ala Sayyidina Muhammaddinil Fatihi Lima Ughliqo Wal Khotimi Lima Sabaqo, Nashiril Haqqi Bil Haqqi Wal Hadi Ila Shirotikal Mustaqim Wa Ala Alihi Haqqo Qodrihi Wa Miq Darihil Adzim...

Artinya: “Ya Allah curahkanlah rahmat dan keselamatan serta berkah atas junjungan kita Nabi Muhammad SAW yang dapat membuka sesuatu yang terkunci, penutup dari semua yang terdahulu, penolong kebenaran dengan jalan yang benar, dan petunjuk kepada jalanmu yang lurus. Semoga Allah mencurahkan rahmat kepada beliau, kepada keluarganya dan kepada semua sahabatnya dengan sebenar - benar kekuasaannya yang Maha Agung.

Bacaan Doa Sholawat Ibrohimiyah Yang Benar Arab Latin Dan Artinya:

اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِ نَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِ نَا مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيمَ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيمَ وَبَارِكْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ كَمَا بَارَكْتَ عَلَى سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيمَ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيمَ فِي الْعَالَمِينَ إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ

Tulisan Latin ; ALLAHUMMA SHALLI ‘ALAA SAYYIDINAA MUHAMMAD WA’ALAA AALI SAYYIDINAA MUHAMMADIN KAMAA SHALLAITA ‘ALAA SAYYIDINAA IBRAAHIIMA WA’ALAA AALI SAYYIDINAA IBRAHIM WABAARIK ‘ALAA AALI SAYYIDINAA MUHAMMADIN KAMAA BAARAKTA ’ALAA SAYYIDINAA IBRAAHIMA WA ‘ALAA AALI SAYYIDINA IBRAAHIM, FIL ‘AALAMIINA INNAKA HAMIIDUN MAJIID.

Artinya: Ya Allah , berilah kasih saying kepada junjungan kita nabi Muhammad dan keluarganya sebagaimana Engkau memberi kasih sayangmMu kepada junjungan kita Nabi Ibrahim dan keluarganya. Dan berkatilah kepada junjungan kita nabi Muhammad dan keluarganya sebagaimana Engkau memberkati junjungan kita nabi Ibrahim dan kelurganya diantara makhluk makhlukmu, sesungguhnya Engkau Maha Terpuji dan Maha Mulia.

Bacaan Doa Sholawat Badriyah Yang Benar Arab Latin Dan Artinya:

صَـلا َةُ اللهِ سَـلا َمُ اللهِ *** عَـلَى طـهَ رَسُـوْلِ اللهِ
Shalaatullaah Salaamul laah ‘Alaa Thaaha Rasuulillaah
صَـلا َةُ اللهِ سَـلا َمُ اللهِ *** عَـلَى يـس حَبِيْـبِ اللهِ
Shalaatullaah Salaamullah ‘Alaa Yaa Siin Habiibillaah
تَوَ سَـلْنَا بِـبِـسْـمِ اللّهِ *** وَبِالْـهَادِى رَسُـوْلِ اللهِ
Tawassalnaa Bibismi llaah Wabil Haadi Rasuulillaah
وَ كُــلِّ مُجَـا هِـدِ لِلّهِ *** بِاَهْـلِ الْبَـدْ رِ يـَا اَللهُ
Wakulli Mujaahidin Lillaah Bi Ahlil Badri Yaa Allaah
اِلهِـى سَـلِّـمِ اْلاُمـَّة *** مِـنَ اْلافـَاتِ وَالنِّـقْـمَةَ
llaahi Sallimil Ummah Minal Aafaati Wanniqmah
وَمِنْ هَـمٍ وَمِنْ غُـمَّـةٍ *** بِاَ هْـلِ الْبَـدْ رِ يـَا اَللهُ
Wamin Hammin Wamin Ghummah Bi Ahlil Badri Yaa Allaah
اِلهِى نَجِّـنَا وَاكْـشِـفْ *** جَـمِيْعَ اَذِ يـَّةٍ وَا صْرِفْ
Ilaahi Najjinaa Waksyif Jamii’a Adziyyatin Wahrif
مَـكَائـدَ الْعِـدَا وَالْطُـفْ *** بِاَ هْـلِ الْبَـدْ رِ يـَا اَللهُ
Makaa idal ‘idaa wal thuf Bi Ahlil Badri Yaa Allaah
اِلهِـى نَـفِّـسِ الْـكُـرَبَا *** مِنَ الْعَـاصِيْـنَ وَالْعَطْـبَا
llaahi Naffisil Kurbaa Minal’Ashiina Wal’Athbaa
وَ كُـلِّ بـَلِـيَّـةٍ وَوَبـَا *** بِاَهْـلِ الْبَـدْ رِ يـَا اَللهُ
Wakulli Baliyyatin Wawabaa Bi Ahlil Badri Yaa Allaah
فَكَــمْ مِنْ رَحْمَةٍ حَصَلَتْ *** وَكَــمْ مِنْ ذِلَّـةٍ فَصَلَتْ
Wakam Min Rahmatin Washalat Wakam Min Dzillatin Fashalat
وَكَـمْ مِنْ نِعْمـَةٍ وَصَلَـتْ *** بِاَهْـلِ الْبَـدْ رِ يـَا اَللهُ
Wakam Min Ni’matin Washalat Bi Ahlil Bailri Yaa Allaah
وَ كَـمْ اَغْـنَيْتَ ذَالْعُـمْرِ *** وَكَـمْ اَوْلَيْـتَ ذَاالْفَـقْـرِ
Wakam Aghnaita Dzal ‘Umri Wakam Autaita D’Zal Faqri
وَكَـمْ عَافَـيـْتَ ذِاالْـوِذْرِ *** بِاَ هْـلِ الْبَـدْ رِ يـَا اَللهُ
Wakam’Aafaita Dzal Wizri Bi Ahlil Badri Yaa Allaah
لَـقَدْ ضَاقَتْ عَلَى الْقَـلْـبِ *** جَمِـيْعُ اْلاَرْضِ مَعْ رَحْبِ
Laqad Dlaaqat’Alal Oalbi Jamii’ul Ardli Ma’ Rahbi
فَانْـجِ مِنَ الْبَلاَ الصَّعْـبِ *** بِاَهْـلِ الْبَـدْ رِ يـَا اَللهُ
Fa Anji Minal Balaas Sha’bi Bi Ahlil Badri Yaa A,llaah
ا َتَيـْنَا طَـالِـبِى الرِّفْـقِ *** وَجُـلِّ الْخَـيْرِ وَالسَّـعْدِ
Atainaa Thaalibir Rifdi Wajullil Khairi Was Sa’di
فَوَ سِّـعْ مِنْحَـةَ اْلاَيـْدِىْ *** بِاَ هْـلِ الْبَـدْ رِ يـَا اَللهُ
Fawassi’ Minhatal Aidii Bi Ahlil Badri Yaa Allaah
فَـلاَ تَرْدُدْ مَـعَ الْخَـيـْبَةْ *** بَلِ اجْعَلْـنَاعَلَى الطَّيْبـَةْ
Falaa Tardud Ma’al Khaibah Balij’Alnaa’Alath Thaibah
اَيـَا ذَاالْعِـزِّ وَالْهَـيـْبَةْ *** بِاَ هْـلِ الْبَـدْ رِ يـَا اَللهُ
Ayaa Dzal ‘lzzi Wal Haibah Bi Ahlil Badri Yaa Allaah
وَ اِنْ تَرْدُدْ فَـمَنْ نَأْتـِىْ *** بِـنَيـْلِ جَمِيـْعِ حَاجَا تِى
Wain Tardud Faman Ya-Tii Binaili Jamii’i Haajaati
اَيـَا جَـالِى الْمُـلِـمـَّاتِ *** بِاَ هْـلِ الْبَـدْ رِ يـَا اَللهُ
Ayaa jalail mulimmaati Bi Ahlil Badri Yaa Allaah
اِلهِـى اغْفِـرِ وَاَ كْرِ مْنَـا *** بِـنَيـْلِ مـَطَا لِبٍ مِنَّا
llaahighfir Wa Akrimnaa Binaili Mathaalibin Minnaa
وَ دَفْـعِ مَسَـاءَةٍ عَـنَّا *** بِاَ هْـلِ الْبَـدْ رِ يـَا اَللهُ
Wadaf i Masaa-Atin ‘Annaa Bi Ahlil Badri Yaa Allaah
اِلهِـى اَنـْتَ ذُوْ لُطْـفٍ *** وَذُوْ فَـضْلٍ وَذُوْ عَطْـفٍ
llaahii Anta Dzuu Luthfin Wadzuu Fadl-Lin Wadzuu ‘Athfin
وَكَـمْ مِنْ كُـرْبـَةٍ تَنـْفِىْ *** بِاَ هْـلِ الْبَـدْ رِ يـَا اَللهُ
Wakam Min Kurbatin Tanfii Bi Ahlil Badri Yaa Allaah
وَصَلِّ عَـلَى النـَّبِىِّ الْبَـرِّ *** بـِلاَ عَـدٍّ وَلاَ حَـصْـرِ
Washalli ‘Alan Nabil Barri Bilaa ‘Addin Walaa Hashri
وَالِ سَـادَةٍ غُــــرِّ *** بِاَ هْـلِ الْبَـدْ رِ يـَا اَللهُ
Wa Aali Saadatin Ghurri Bi Ahlil Badri Yaa Allaah


Demikian yang dapat kami sampaikan "kumpulan teks bacaan sholawat nabi Muhammad Saw lengkap arab latin", Kumpulan tulisan hadits hukum kekuatan keistimewaan tentang Kata apa itu rahasiah sholawat malam jumat kepada nabi fatih bikin nangis sedih yang benar cara mengamalkan bershalawat pendek daftar nama macam jenis pengarang shalawat nariyah badar nuridzati jibril kamilah al quran umi khasiatnya lengkap dan artinya bahasa indonesia jawaban dahsyatnya fadhilah membaca ayat sholawat islam 1000x.

Seperti sebelumnya kami telah menyajikan bacaan doa sebelum tidur, doa untuk bayi yang baru lahir, doa sholat dhuha. Semoga dengan adanya artikel kami ini ada manfaatnya bagi kita semua dan kita mendapatkan kebekahannya dari Alloh SWT atas bacaan Sholawat yang telah kita baca.

Tata Cara Bacaan Niat Doa Sesudah Sholat Dhuha Lengkap Artinya

Tata Cara Bacaan Niat Doa Sesudah Sholat Dhuha Lengkap Artinya - Masih banyak di antara kita sebagai umat islam yang tidak sadarkan diri atau memang masih belum fahan tentang manfaat keistimewaan dan fadhilah serta keutamaan dari pada melaksanakan sholat sunnah dhuha, karena kalau memang kita sadari dan fahami sholat dhuha itu sangatlah penting buat kita dalam menjalankan kehidupan dunia demi tercapainya kebahagiaan yang haqiqi yaitu di akherat nanti, maka dengan itu laksanakanlah sholat dhuha sebelum beraktifitas memulai bekersa di waktu pagi.

Walau pun umat islam sudah pada mengenal dengan yang namanya sholat dhuha, karena sholat dhuha termasuk salah satu sholat sunnat muakad yang di laksanakan pada waktu setelah terbitnya matahari sampai menjelang waktu dzuhur ( jawal) dengan cara tidak di berjamaahkan (sendirian), namun alangkah baiknya kalau sholat dhuha di laksanakan ketika terbentangnya matahari hingga mengarah ke arah barat atau sekitar 15 menit setelah terbitnya matahari.

Nah saudara kami seiman dan seperjuangan barangkali masih ada di antara kita yang masih belum paham tata cara lafadz niat dan pelaksanaan bacaan sholat dhuha setra bacaan doanya dalam tulisan bahasa arab, latin lengkap dengan artinya. Adapun tata cara sholat dhuha itu sama dengan sholat-sholat biasa hanya lafadz niatnya saja yang membedakannya.

Tata Cara Bacaan Niat Doa Sesudah Sholat Dhuha Lengkap Artinya

Sholat duha memiliki banyak manfaat dan keutamaan sehingga Rosululloh SAW sangat menganjurkan kepada umatnya untuk melaksanakan sholat dhuha setiap hari dengan jumlah rakaat minimal 2 rakaat hingga 12 rakaat, sebagai mana terdapat dalam salah satu hadits yang atrinya:

Dari Anas bin Malik, bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:“Barangsiapa mengerjakan shalat Dhuha sebanyak 12 rakaat, maka ALLAH akan membangunkan untuknya istana di surga”. [HR. Turmuzi dan Ibnu Majah, hadis hasan].

Tata Cara pelaksanaan Shalat Dhuha :
Niat sholat dhuha didalam hati berbarengan dengan Takbiratul ihram :

اُصَلِّى سُنَّةَ الضَّحَى رَكْعَتَيْنِ ِللهِ تَعَالَى

USHOLLI SUNNATADH DHUHAA ROK'ATAINI LILLAAHI TA'AALA

Artinya : Aku niat shalat sunat dhuha dua rakaat, karena Allah Ta'ala

Membaca doa Iftitah

Membaca surat al Fatihah

Membaca satu surat didalam Alquran. Afdholnya rakaat pertama membaca surat Asy-Syam dan rakaat ke-2 surat Al Lail

Ruku’ dan membaca tasbih tiga kali

I’tidal dan membaca bacaannya

Sujud pertama dan membaca tasbih tiga kali

Duduk diantara dua sujud dan membaca bacaanya

Sujud ke-2 dan membaca tasbih tiga kali

Sesudah rakaat kesatu selesai, melaksanakan rakaat ke-2 layaknya seperti di atas, seterusnya

Tasyahhud akhir sesudah selesai sehingga membaca salam dua kali.

Rakaat-rakaat seterusnya dilakukan sama seperti sampel di atas.

Bacaan Doa Sholat Dhuha Kumplit Bahasa Arab – Bahasa Indonesia dan Artinya

اَللهُمَّ اِنَّ الضُّحَآءَ ضُحَاءُكَ، وَالْبَهَاءَ بَهَاءُكَ، وَالْجَمَالَ جَمَالُكَ، وَالْقُوَّةَ قُوَّتُكَ، وَالْقُدْرَةَ قُدْرَتُكَ، وَالْعِصْمَةَ عِصْمَتُكَ. اَللهُمَّ اِنْ كَانَ رِزْقَى فِى السَّمَآءِ فَأَنْزِلْهُ وَاِنْ كَانَ فِى اْلاَرْضِ فَأَخْرِجْهُ وَاِنْ كَانَ مُعَسَّرًا فَيَسِّرْهُ وَاِنْ كَانَ حَرَامًا فَطَهِّرْهُ وَاِنْ كَانَ بَعِيْدًا فَقَرِّبْهُ بِحَقِّ ضُحَاءِكَ وَبَهَاءِكَ وَجَمَالِكَ وَقُوَّتِكَ وَقُدْرَتِكَ آتِنِىْ مَآاَتَيْتَ عِبَادَكَ الصَّالِحِيْنَ

ALLAHUMMA INNADH DHUHA-A DHUHA-UKA, WAL BAHAA-A BAHAA-UKA, WAL JAMAALA JAMAALUKA, WAL QUWWATA QUWWATUKA, WAL QUDRATA QUDRATUKA, WAL ISHMATA ISHMATUKA. ALLAHUMA INKAANA RIZQI FIS SAMMA-I FA ANZILHU, WA INKAANA FIL ARDHI FA-AKHRIJHU, WA INKAANA MU’ASARAN FAYASSIRHU, WAINKAANA HARAAMAN FATHAHHIRHU, WA INKAANA BA’IDAN FA QARIBHU, BIHAQQIDUHAA-IKA WA BAHAAIKA, WA JAMAALIKA WA QUWWATIKA WA QUDRATIKA, AATINI MAA ATAITA ‘IBADIKASH SHALIHIN.

Artinya : “Ya Alloh, sesungguhnya kala dhuha yakni saat Dhuha-Mu, keagungan merupakan Keagungan-Mu, keindahan yakni Keindahan-Mu, kemampuan yaitu Kekuatan-Mu, penjagaan merupakan Penjagaan-Mu, Ya Alloh, bila rezekiku berada diatas langit sehingga turunkanlah, seandainya berada di dalam bumi sehingga keluarkanlah, jika sukar mudahkanlah, jika haram sucikanlah, bila jauh dekatkanlah dgn kebenaran Dhuha-Mu, Kekuasaan-Mu (Wahai Tuhanku), datangkanlah padaku apa yg Engkau datangkan pada Hamba-hambaMu yg soleh”.

Keutamaan dan Keistimewaan shalat Dhuha
Ada tidak sedikit Hadits Rasulullah saw yg membahas mengenai keutamaan shalat Dhuha, sekian banyak di antaranya :
1. Suatu rumah di surga
Bagi yg rajin mengerjakan shalat Dhuha, sehingga dirinya bakal dibangunkan suatu rumah di dalam surga. Faktor ini dijelaskan dalam suatu hadits Nabi Muahammad saw : "Barangsiapa yg shalat Dhuha jumlahnya empat rakaat & empat rakaat diawal mulanya, sehingga dirinya bakal dibangunkan suatu rumah di surge." (Shahih Al-Jami` : 634)

2. Ghanimah (keuntungan) yang agung
Dari Abdullah Badan Intelijen Negara `Amr Badan Intelijen Negara `Ash radhiyallahu `anhuma, beliau bersabda : "Rasulullah saw mengirim suatu pasukan perang. Nabi saw bersabda : "Perolehlah keuntungan (ghanimah) dan cepatlah kembali!. Mereka hasilnya saling berkata menyangkut dekatnya maksud(area) perang dan sebanyak ghanimah (keuntungan) yg bakal diperoleh dan segera kembali (lantaran dekat jaraknya).

Dulu Rasulullah saw bersabda; "Maukah kalian saya perlihatkan pada maksud paling dekat dari mereka (musuh yg bakal diperangi), paling tidak sedikit ghanimah (keuntungan) nya dan langsung kembalinya? Mereka menjawab; "Ya! Rasul bersabda lagi : "Barangsiapa yg berwudhu', selanjutnya masuk ke dalam masjid buat laksanakan shalat Dhuha, beliau lah yg paling dekat tujuanannya (lokasi perangnya), lebih tidak sedikit ghanimahnya dan lebih segera kembalinya." (Shahih Al-Targhib : 666)

3. Pahala Umrah
Dari Abu Umamah ra bahwa Rasulullah saw bersabda : "Barangsiapa yg ke luar dari rumahnya dalam kondisi bersuci buat melakukan shalat wajib, sehingga pahalanya seperti seseorang yg laksanakan haji. Barangsiapa yg ke luar buat lakukan shalat Dhuha, sehingga pahalanya seperti orang yang laksanakan `umrah....(Shahih Al-Targhib : 673).

Dalam satu buah hadits yg lain disebutkan bahwa Nabi saw bersabda : "Barangsiapa yg mengerjakan shalat fajar (shubuh) berjamaah, selanjutnya beliau(sesudah usai) duduk mengingat Allah sampai terbit matahari, dulu beliau shalat dua rakaat (Dhuha), beliau memperoleh pahala seperti pahala haji dan umrah; sempurna, sempurna, sempurna" (Shahih Al-Jami` : 6346).


4. Sedekah bagi semua persendian badan manusia
Dari Abu Dzar Al-Ghifari ra, dirinya bicara bahwa Nabi Muahammad saw bersabda : "Di tiap-tiap sendiri seseorang dari anda terdapat sedekah, tiap-tiap tasbih (ucapan subhanallah) yakni sedekah, tiap-tiap tahmid (ucapan alhamdulillah) yakni sedekah, tiap-tiap tahlil (ucapan lailahaillallah) merupakan sedekah, tiap-tiap takbir yakni sedekah, menyuruh terhadap kebaikan ialah sedekah, mencegah dari kemungkaran ialah sedekah. dan dua rakaat Dhuha dikasih pahala" (HR Muslim).

5. Memperoleh ganjaran di sore hari
Dari Abu Darda' ra, dia berbicara bahwa Rasulullah saw bersabda : "Allah ta`ala berfirman : "Wahai anak Adam, shalatlah Untuk-Ku empat rakaat dari awal hri, sehingga Saya dapat mencukupi kebutuhanmu (ganjaran) terhadap sore harinya" (Shahih Al-Jami : 4339).

Dalam satu buah riwayat serta disebutkan : "Innallaa `azza wa jalla yaqulu : Yabna adama akfnini awwala al-nahar bi'arba`i raka`at ukfika bihinna akhira yaumika" ("Sesungguhnya Allah `Azza Wa Jalla bicara : "Wahai anak Adam, cukuplah Bagi-Ku empat rakaat di awal hri, sehingga saya dapat mencukupimu di sore harimu").

6. Ampunan Dosa
"Siapa pula yg jalankan shalat dhuha dgn langgeng, bakal diampuni dosanya oleh Allah, sekalipun dosa itu banyaknya buih di lautan." (HR Tirmidzi)

Sekian yang kami dapat sampaikan tentang Tata Cara Shalat Dhuha dan Do'anya, begitu juga kami sajikan dalam berikutnya, syari'ah fiqih dan hukum islam, keutamaan shalat dhuha berapa rakaat, dzikir setelah sholat dhuha, doa sholat dhuha mp3, bacaan sholat dhuha, rahasia sholat dhuha, waktu sholat dhuha, bacaan tasbih sholat dhuha yang benar, sholat dhuha berjamaah, sholat dhuha 12 rakaat dan masih banyak lagi yang lainnya seputar sholat sunat dan sholat wajib, semoga ada manfaatnya bagi kita semua.

Tata Cara Niat Dzikir Bacaan Doa Setelah Sholat 5 Waktu Lengkap

Tata Cara Niat Dzikir Bacaan Doa Setelah Sholat 5 Waktu Lengkap - Bacaan sholat 5 waktu ini adalah merupakan bacaan yang harus kita baca dalam sholat baik sholat wajib maupun sholat sunnah, namun dalam bacaan sholat itu tidak semuanya wajib di baca ada juga yang hukumnya sunnah, yang termasuk wajib seperti takbirotul ihrom, baca surat fatihah, tasyahud akhir, sholawat atas Nabi pada tasyahud akhir dan membaca salam, selain dari pada itu hukumnya sunnah.

Setelah kita selesai melaksanakan sholat langsung membaca wirid, dzikir dan doa seperti ini adalah merupakan amalan sunnah yang biasa di laksanakan oleh baginda Rosululloh SAW beserta para sahabatnya setiap kali selesai melaksanakan sholat yang lima waktu yaitu sholat dzuhur, ashar, magrib, isya dan subuh, karena berdoa setelah melaksanakan sholat itu sangatlah tepat dan mustajab untuk dikabulkannya oleh Alloh SWT.

Maka untuk itu kita sebagai umat Nabi Muhammad SAW ikutilah sebagai mana sunnah-Nya dengan harapan mendapat keridhoan Alloh SWT dan kita harapan mendapatkan syafa,at Nabi Muhammad SAW, untuk bacaan wirid dzikir dan bacaan tuntunan sholat lengkap fardhu dalam tulisan arab latin dan artinya akan kami sajikan seperti di bawah ini:

Tata Cara Niat Dzikir Bacaan Doa Setelah Sholat 5 Waktu Lengkap

Namun sebelum kita melaksanakan sholat terlebih dulu kita mengetahui syarat dan rukun sholat juga pembatalan sholat adapun sarat sholat diantaranya:

Syarat sah shalat ada delapan, yaitu:
1. Suci dari hadats besar dan kecil.
2. Suci pakaian, badan dan tempat dari najis.
3. Menutup aurat
4. Menghadap kiblat.
5. Masuk waktu sholat.
6. Mengetahui rukun-rukan sholat.
7. Menjauhi semua yang membatalkan sholat.
8. Tidak meyakini bahwa diantara rukun-rukun sholat adalah sunnahnya.

Rukun sholat terdiri dari:
1. niat.
2. Takbirotul ikhrom
3. Berdiri bagi yang mampu dalam sholat fardhu
4. Membaca fatihah
5. Ruku
6. Tuma'ninah dalam ruku
7. I'tidal (berdiri tegak setelah ruku) beserta tuma'ninahnya
8. Sujud beserta tuma'ninahnya
9. Duduk antara sujud 2 beserta tuma'ninahnya
10. Duduk untuk membaca tasyahud akhir
11. Membaca tasyahud
12. Membaca sholawat Nabi
13. Membaca salam

Perkara yang membatalkan shalat ada empat belas, yaitu:
1. Berhadats (seperti kencing dan buang air besar).
2. Terkena najis, jika tidak dihilangkan seketika, tanpa dipegang atau diangkat (dengan tangan atau selainnya).
3. Terbuka aurat, jika tidak ditutup seketika.
4. Mengucapkan dua huruf atau satu huruf yang dapat difaham dan mengandung arti serta disengaja(seperti: qi = jaga olehmu!).
5. Mengerjakan sesuatu yang membatalkan puasa dengn sengaja.
6. Makan yang banyak sekalipun lupa.
7. Bergerak dengan tiga gerakan berturut-turut sekalipun lupa.
8. Melompat yang jauh( bergerak seluruh anggota atau sebagian besar dari badan yang tidak diperlukan)..
9. Memukul yang keras.
10. Menambah rukun fi’li dengan sengaja(seperti menambah rakaat) .
11. Mendahului imam dengan dua rukun fi’li dengan sengaja.
12. Tertinggal oleh imam denga dua rukun fi’li tanpa udzur.
13. Niat yang membatalkan shalat.
14.Berniat akan membatalkan shalat,menangguhkan membatalkan shalat dengan sesuatu(seperti: apabila saudaraku dating,aku akan batalkan shalat ini dsb).dan merasa ragu-ragu dalam membatalkannya..

Bacaan Niat Sholat Shubuh

اُصَلّى فَرْضَ الصُّبْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ اَدَاءً مَأْمُوْمًا ِللهِ تَعَالَى

USHOLLII FARDHOSH SHUBHI ROK'ATAINI MUSTAQBILAL QIBLATI ADAA-AN MA'MUUMAN LILLAAHI TA'AALA.

Artinya :Aku berniat shalat fardu Shubuh dua raka'at menghadap kiblat sebagai ma'mum karena Allah Ta'ala

Bacaan Niat Sholat Dzuhur
اُصَلّى فَرْضَ الظُّهْرِاَرْبَعَ رَكَعَاتٍ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ اَدَاءً مَأْمُوْمًا ِللهِ تَعَالَى

USHOLLII FARDHODL DHUHRI ARBA'A RAKA'AATIM MUSTAQBILAL QIBLATI ADAA-AN MA'MUUMAN LILLAAHI TA'AALA.

Artinya :Aku berniat shalat fardu Dhuhur empat raka'at menghadap kiblat sebagai ma'mum karena Allah Ta'ala

Bacaan Nia Sholat Ashar
اُصَلّى فَرْضَ الْعَصْرِاَرْبَعَ رَكَعَاتٍ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ اَدَاءً مَأْمُوْمًا ِللهِ تَعَالَى

USHOLLII FARDHOL 'ASHRI ARBA'A RAKA'AATIM MUSTAQBILAL QIBLATI ADAA-AN MA'MUUMAN LILLAAHI TA'AALA.

Artinya :Aku berniat shalat fardu 'Ashar empat raka'at menghadap kiblat sebagai ma'mum karena Allah Ta'ala

Bacaan Nia Sholat Maghrib
اُصَلّى فَرْضَ الْمَغْرِبِ ثَلاَثَ رَكَعَاتٍ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ اَدَاءً مَأْمُوْمًا ِللهِ تَعَالَى

USHOLLII FARDHOL MAGHRIBI TSALAATSA RAKA'AATIM MUSTAQBILAL QIBLATI ADAA-AN MA'MUUMAN LILLAAHI TA'AALA.

Artinya :Aku berniat shalat fardu Maghrib tiga raka'at menghadap kiblat sebagai ma'mum karena Allah Ta'ala

Bacaan Niat Sholat sIsya
اُصَلّى فَرْضَ الْعِشَاءِ اَرْبَعَ رَكَعَاتٍ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ اَدَاءً مَأْمُوْمًا ِللهِ تَعَالَى

USHOLLII FARDHOL 'ISYAA'I ARBA'A RAKA'AATIM MUSTAQBILAL QIBLATI ADAA-AN MA'MUUMAN LILLAAHI TA'AALA.

Artinya :Aku berniat shalat fardu 'Isya empat raka'at menghadap kiblat sebagai ma'mum karena Allah Ta'ala

Catatan Penting:
Bacaan Niat Sholat Wajib 5 Waktu di atas adalah khusus bagi yang melaksanakan sholat berjama'ah sebagai ma'mum (makmum). Dan apabila sholatnya sendirian, maka lafadz bacaannya berbeda (Tanpa lafadz Ma'muuman), begitu juga ketika menjadi Imam shalat, maka lafadz "ma'muuman" diganti "imaaman".

Bacaan takbiratul ihram
الله اكبر
Allaahu akbar.
Allah Maha Besar.

Bacaan iftitah

إِنِّي وَجَّهْتُ وَجْهِيَ لِلَّذِيْ فَطَرَ السَّمَوَاتِ وَالأَرْضَ حَنِيْفًا مُسْلِمًا وَمَا أَنَا مِنَ المُشْرِكِيْن . إِنَّ صَلاَتِي وَنُسُكِيْ وَمَحْيَايَ وَمَمَاتِي لِلَّهِ رَبِّ العَالَمِيْن لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَبِذَلِكَ أُمِرْتُ وَأَنَا مِنَ المُسْلِمِيًن

Innii wajjahtu wajhiya lilladzii fatharas samaawaati wal-ardha, haniifam muslimaw wamaa ana minal musyrikiin. Inna shalaati wanusukii wamahyaaya wamamaatii lillaahi rabbil ‘alaamiina. Laa syariika lahu wabidzaalika umirtu wa ana minal muslimiina.”

Sesungguhnya aku menghadapkan mukaku kepada Dzat yang menciptakan langit dan bumi dengan keadaan lurus dan berserah diri, dan bukannya aku termasuk dalam golongan musyrik. Sesungguhnya sembahyangku, ibadatku, hidupku dan matiku hanya untuk Allah semesta alam. Tiada sekutu bagi-Nya, karena itu aku rela diperintah dan aku ini adalah golongan orang Islam.

Bacaan Al Fatihah
بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ
الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ
الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيم
مَالِكِ يَوْمِ الدِّينِ
إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَإِيَّاكَ نَسْتَعِينُ
اهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيمَ
صِرَاطَ الَّذِينَ أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ غَيْرِ الْمَغْضُوبِ عَلَيْهِمْ وَلَا الضَّالِّينَ

Bismillaahirrahmaanirrahiim
Alhamdulillaahi rabbil 'aalamiin
Arrahmaanirrahiim
Maaliki yaumiddiin
Iyyaaka na'budu waiyyaaka nasta'iin
Ihdinash shirraatal mustaqiim
shiraathalladziina an’amta 'alaihim ghairil maghduubi 'alaihim waladh dhaaalliin

Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang
Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam
Maha Pemurah lagi Maha Penyayang
Yang menguasai di Hari Pembalasan
Hanya Engkaulah yang kami sembah, dan hanya kepada Engkaulah kami meminta pertolongan
Tunjukilah kami jalan yang lurus
(yaitu) Jalan orang-orang yang telah Engkau beri nikmat kepada mereka; bukan (jalan) mereka yang dimurkai dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat

Kemudia membaca surat-surat pendek, misalnya Surat Al Kaafiruun.

Bacaan ruku
سُبْحَانَ رَبِّيَ الْعَظِيْمِ وَبِحَمْدِهِ
Subhaana rabbiyal 'azhiimi wabihamdih

Maha Suci Tuhan Yang Maha Besar lagi Maha Terpuji.

Bacaan i'tidal
سَمِعَ اللهُ لِمَنْ حَمِدَه رَبَّنَا وَلَكَ الْحَمْدُ

Sami'allaahu liman hamidah, rabbanaa walakal hamdu.
Allah mendengar akan sesiapa yang memuji-Nya. Hai Tuhan kami, kepada Engkaulah segala pujian.

Bacaan sujud
سُبْحَانَ رَبِّيَ اْلأَعْلَى وَبِحَمْدِهِ

Subhaana rabbiyal a'laa wabihamdih
Maha Suci Tuhan Yang Maha Tinggi lagi Maha Terpuji

Bacaan duduk antara 2 sujud
رَبِ ّاِغْفِرْلِيِ وَارْحَمْنِيْ وَارْفَعْنِيْ وَاجْبُرْنِيْ وَارْزُقْنِيْ وَاهْدِنِيْ وَعَاِفِنيْ وَاعْفُ عَنِّيْ

Rabbighfirlii warhamnii warfa'nii wajburnii warzuqnii wahdinii wa 'aafinii wa'fu 'annii

Ya Allah ! ampunilah dosaku, belas kasihanilah aku, dan angkatlah darjatku dan cukuplah segala kekuranganku dan berilah rezeki kepadaku, dan berilah aku petunjuk dan sejahterakanlah aku dan berilah keampunan padaku.

Bacaan tasyahud awal

التَّحِيَّاتُ الْمُبَارَكَاتُ الصَّلَوَاتُ الطَّيِّبَاتُ ِللهِ ، السَّلاَمُ عَلَيْكَ أَيُّهَا النَّبِيُّ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكاَتُهُ السَّلاَمُ عَلَيْنَا وَعَلَى عِبَادِ اللهِ الصَّالِحِيْنَ . أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ الله وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُوْلُ الله. اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سيِّدِ نَا مُحَمَّد وعلى آلِ سيِّدِ نَا مُحَمَّد

Attahiyyaatul mubaarakaatush sholawaatuth thayyibatul lillaah, Assalaamu’alaika ayyuhan nabiyyu warahmatullaahi wabarakaatuh, Assalaamu’alainaa wa’alaa ‘ibaadillaahish shaalihiin. Asyhadu allaa ilaaha illallaah, Waasyhadu anna Muhammadar rasuulullaah. Allahhumma sholli ‘alaa Muhammad.

Segala kehormatan, keberkahan, kebahagiaan dan kebaikan bagi Allah, salam, rahmat, dan berkahNya kupanjatkan kepadamu wahai Nabi (Muhammad). Salam keselamatan semoga tetap untuk kami seluruh hamba yang shaleh-shaleh. Ya Allah aku bersumpah dan berjanji bahwa tiada ada Tuhan yang berhak disembah kecuali Engkau ya Allah, dan aku bersumpah dan berjanji sesungguhnya Nabi Muhammad adalah utusan-Mu Ya Allah. Ya Allah, limpahkan shalawat-Mu kepada Nabi Muhammad.

Bacaan tasyahud akhir dan doa

التَّحِيَّاتُ الْمُبَارَكَاتُ الصَّلَوَاتُ الطَّيِّبَاتُ ِللهِ ، السَّلاَمُ عَلَيْكَ أَيُّهَا النَّبِيُّ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكاَتُهُ السَّلاَمُ عَلَيْنَا وَعَلَى عِبَادِ اللهِ الصَّالِحِيْنَ . أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ الله وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُوْلُ الله. اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سيِّدِ نَا مُحَمَّد وعلى آلِ سيِّدِ نَا مُحَمَّد كَمَا صَلَّبْتَ عَلَى سيِّدِ نَا إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ سيِّدِ نَا إِبْرَاهِيْمَ وَبَارِكْ عَلَى عَلَى سيِّدِ نَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سيِّدِ نَا مُحَمَّدٍ كَمَا بَارَكْتَ عَلَى عَلَى سيِّدِ نَا إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ سيِّدِ نَا إِبْرَاهِيْمَ فِيْ الْعَالَمِيْنَ إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْد. اَلْلَّهُمَّ إِنِّيْ أَعُوْذُبِكَ مِنْ عَذَابِ جَهَنَّمَ وَمِنْ عَذَابِ القَبْرِ وَمِنْ فِتْنَةِ المَحْيَا وَالمَمَاتِ وَمِنْ شَرِّ فِتْنَةِ المَسِيْحِ الدَجَّالِ.

Attahiyyaatul mubaarakaatush shalawaatuth thayyibatul lillaah, Assalaamu’alaika ayyuhan nabiyyu warahmatullaahi wabarakaatuh, Assalaamu’alainaa wa’alaa ‘ibaadillaahish shaalihiin. Asyhadu allaa ilaaha illallaah, Waasyhadu anna Muhammadar rasuulullaah. Allahhumma shalli ‘alaa Muhammad wa 'alaa aali Muhammad, kamaa shallaita 'alaa Ibraahim, wa 'alaa aali Ibraahim. Wabaarik ‘alaa Muhammad, wa 'alaa aali Muhammad, kamaa baarakta 'alaa Ibraahim, wa 'alaa aali Ibraahim. Fil 'aalamiina innaka hamiidum majiid. Allaahumma innii a'uudzubika min 'adzaabi jahannama wamin 'adzaabil qabri wamin fitnatil mahyaa wamamaati wamin fitnatil masiihid dajjaal.

Segala kehormatan, keberkahan, kebahagiaan dan kebaikan bagi Allah, salam, rahmat, dan berkahNya kupanjatkan kepadamu wahai Nabi (Muhammad). Salam keselamatan semoga tetap untuk kami seluruh hamba yang shaleh-shaleh. Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan melainkan Allah. Dan aku bersaksi bahwa Nabi Muhammad adalah utusan Allah. Ya Allah! Limpahkanlah rahmat kepada Nabi Muhammad. “ Sebagimana pernah Engkau beri rahmat kepada Nabi Ibrahim dan keluarganya. Dan limpahilah berkah atas Nabi Muhammad beserta para keluarganya. Sebagaimana Engkau memberi berkah kepada Nabi Ibrahim dan keluarganya. “ Diseluruh alam semesta Engkaulah yang terpuji, dan Maha Mulia.” Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari siksa jahanam dan siksa kubur serta dari fitnah kehidupan dan kematian dan dari kejahatan fitnahnya dajal.

Bacaan salam
اَلسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ الله

Assalaamu 'alaikum warahmatullaah.
Keselamatan dan rahmat buat Anda sekalian.

Bacaan Wirid Dan Dzikir Setelah Sholat Wajib Lengkap Arab Dan Artinya

(3x) أَسْتَغْفِرُ اللهَ العَظِيْمَ اَلَّذِي لآ إِلَهَ إِلَّا هُوَ اْلحَيُّ اْلقَيُّوْمُ وَأَتُوْبُ إِلَيْهِ

ASTAGHFIRULLOHAL_'ADZHIIM(A) AL-LADZII LAA ILAAHA ILLAA HUWAL KHAYYUL QOYYUUMU WA ATUUBU ILAIH(I). (Dibaca 3x)

لاَ إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ اْلمُلْكُ وَلَهُ اْلحَمْدُ يُحْيِي وَيُمِيْتُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ

LA_ ILAHA ILLALLOHU WA'HDAHULA_ SYARIIKALAH(U), LAHULMULKU WALAHUL'HAMDU YU'HYII WAYUMIITU WAHUWA 'ALA_KULLI SYAI'IN(g)QODIIR(u). (Dibaca 3x)

اَللَّهُمَّ أَنْتَ السَّلاَمُ وَمِنْكَ السَّلاَمُ وَإِلَيْكَ يَعُوْدُ السَّلاَمُ، فَحَيِّنَا رَبَّنَا بِالسَّلاَمُ وَأَدْخِلْنَا اْلجَنَّةَ دَارَ السَّلاَمِ تَبَارَكْتَ رَبَّنَا وَتَعَالَيْتَ يَا ذَاالْجَلاَلِ وَاْلإِكْرَامِ

ALLOHUMMA AN(g)TASSALA_MU WA MIN(g)KASSALA_MU WA ILAIKA YA'UWDUSSALA_M(u), FAKHAYYINA_ ROBBANA_ BI_SSALA_MU WA ADKHILNALJANNATA DA_ROSSALA_MI TABA_ROKTA ROBBANA_ WA TA'A_LAITA YA_DZA_LJALA_LI WAL IKRO_M(i)

أَعُوْذُ بِاللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ

A'UUDZU BI_LLAHIMINASY-SYAITHO_NIRROJIIM(i)

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ

BISMILLAHIRRO'HMANIRRO'HIIM(i)

الْحَمْدُ ِللهِ رَبِّ اْلعَالَمِيْنَ. الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ. مَالِكِ يَوْمِ الدِّيْنِ. إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَإِيَّاكَ نَسْتَعِيْنُ. اهْدِنَا الصِّرَاطَ اْلمُسْتَقِيْمَ. صِرَاطَ الَّذِيْنَ أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ غَيْرِ اْلمَغْضُوْبِ عَلَيْهِمْ وَلاَ الضَآلِّيْنَ. آمِيْنَ

AL'HAMDULILLAHIROBBIL'AaLAMIiN(i) - ARRO'HMANIRRO'HIM(i) - MALIKI YAWMIDDIiN(i) - IYYAKA NA'BUDU WA IYYAKA NASTA'IiN(u) - IHDINASH-SHIRO_THOLMUSTAQIiM(a) - SHIRO_THOLLADZIiNA AN'AMTA 'ALAIHIM GHOIRILMAGH-DHUuBI 'ALAIHIM WALA_DHO_LLIiN(a) - AaMIiN(a).

وَإِلهُكُمْ إِلهٌ وَاحِدٌ لآ إِلهَ إِلَّا هُوَالرَّحْمنُ الرَّحِيْمُ. اَللهُ لآاِلهَ اِلاَّ هُوَاْلحَيُّ اْلقَيُّوْمُ ج لاَتَأْخُذُه سِنَةٌ وَلاَنَوْمٌ ط لَهُ مَافِى السَّموَاتِ وَمَافِى اْلاَرْضِ قلى مَنْ ذَالَّذِيْ يَشْفَعُ عِنْدَه اِلاَّبِاِذْنِه ط يَعْلَمُ مَابَيْنَ اَيْدِيْهِمْ وَمَاخَلْفَهُمْ ج وَلاَيُحِيْطُوْنَ بِشَيْئٍ مِنْ عِلْمِه اِلاَّبِمَاشَآءَ ج وَسِعَ كُرْسِيُّهُ السَّموَاتِ وَاْلاَرْضَ ج وَلاَيَؤدُهُ حِفْظُهُمَا وَهُوَالْعَلِيُّ الْعَظِيْمُ

WA ILAAHUKUM ILAAHUW WAA HIDU LAA ILAAHA ILLAA HUWAR ROHMAANUR ROHIIMU. ALLAAHU LAA ILAAHA ILLAA HUWAL HAYYULQOYYUuM(u). LAA TA’KHUDZUHUU SINATUW WA LAA NAUUM. LAHUU MAA FISSAMAAWAATI WA MAA FIL ARDHI. MAN DZAL LADZII YASFA’U ‘INDAHUU ILLAA BI IDZNIHI. YA’LAMU MAA BAINA AIDIIHIM WA MAA KHALFAHUM. WA LAA YUHITHUUNA BI SYAI-IN MIN ‘ILMIHII ILLAA BI MAASYAA-A. WASI’A KURSIYYUHUSSAMAAWAATI WAL ARDHA. WA LAA YA-UDHUU HIFZHUHUMAA WAHUWAL ‘ALIYYUL AZHIIM

إِلَهَنَا رَبَّنَا أَنْتَ مَوْلاَنَا سُبْحَانَ اللهِ
سُبْحَانَ اللهِ

ILAHANA_ ROBBANA_ AN(g)TAMAULA_NA_ SUB'HANALLOH(i)
SUB'HANALLOH (Dibaca 33x)

سُبْحَانَ اللهِ وَبِحَمْدِهِ دَائِمًا أَبَدًا اَلْحَمْدُ ِللهِ
اَلْحَمْدُ ِللهِ

SUB'HA_NALLOHI WABI'HAMDIHI DA 'IMAN ABADAN AL'HAMDULILLAH(i)
AL'HAMDULILLAH (Dibaca 33x)

اْلحَمْدُ ِللهِ عَلىَ كُلِّ حَالٍ وَفِي كُلِّ حَالٍ وَبِنِعْمَةِ يَا كَرِيْمُ
اللهُ أَكْبَرُ

AL'HAMDULILLAHI 'ALA KULLI'HA_LINN WAFIiKULLI'HALIN WABINI'MATI YA_KARIiM(u)
ALLOHU AKBAR (Dibaca 33x)

اللهُ أَكْبَرُ كَبِيْرًا وَاْلحَمْدُ ِللهِ كَثِيْرًا وَسُبْحَانَ اللهِ بُكْرَةً وَأَصِيْلاً، لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ اْلمُلْكُ وَلَهُ اْلحَمْدُ يُحْيِي وَيُمِيْتُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ. وَلاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ إِلاَّ بِاللهِ اْلعَلِيِّ اْلعَظِيْمِ

ALLOHU AKBAR(u) KABIiRON WAL'HAMDULILLAHI KATSIiRON WASUB'HA_NALLOHI BUKROTAN WA ASHIiLAN, LA_ILAHA ILLALLOHU WA'HDAHULA_SYARIiKALAH(u), LAHULMULKU WALAHUL'HAMDU YU'HYIi WAYUMIiTU WAHUWA 'ALA_KULLI SYAi IN(g)QODIiR(u). WALA_'HAWLA WALA_QUWWATA ILLA_BI_LLAHIL 'ALIYYIL'ADZHIiM(i).

أَسْتَغْفِرُ اللهَ اْلعَظِيْمَ (ثلاث مرات)، إِنَّ اللهَ غَفُوْرٌ رَحِيْمٌ

ASTAGHFIRULLOHAL_'ADZHIIM(A) (Dibaca 3x), INNALLOHA GHOFUURURO'HIIM(u)

أَفْضَلُ الذِّكْرِ فَاعْلَمْ أَنَّهُ

AFDHOLUDZ-DZIKRI FA_'LAM ANNAHU...

لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ

LA ILAHA ILLALLOH(u) (Dibaca 33x)

لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ مُحَمَّدٌ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، كَلِمَةُ حَقٍّ عَلَيْهَا نَحْيَا وَعَلَيْهَا نَمُوْتُ وَبِهَا نُبْعَثُ إِنْ شَآءَ اللهُ مِنَ اْلآمِنِيْنَ

LA ILAHA ILLALLOHU MU'HAMMADUROSUULULLOHI SOLLALLOHU 'ALAIHI WA SALLAM(a), KALIMATU'HAQQIN 'ALAIHA_ NA'HYA_ WA 'ALAIHA_ NAMUUTU WA BIHA_ NUB'A-TSU IN(g)SYA_ 'ALLOHU MINAL AMINIIN(a).

Bacaan Doa Setelah Sholat Fardhu/Wajib

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ. اَلْحَمْدُ ِللهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ. حَمْدًا يُوَافِىْ نِعَمَهُ وَيُكَافِئُ مَزِيْدَهُ. يَارَبَّنَالَكَ الْحَمْدُ وَلَكَ الشُّكْرُ كَمَا يَنْبَغِىْ لِجَلاَلِ وَجْهِكَ وَعَظِيْمِ سُلْطَانِكَ

BISMILLAAHIRRAHMAANIRRAHIIM. ALHAMDU LILLAAHI RABBIL 'AALAMIIN. HAMDAY YU-WAAFII NI'AMAHUU WA YUKAAFI'U MAZIIDAH. YAA RABBANAA LAKALHAMDU WA LAKASY SYUKRU KA-MAA YAMBAGHIILIJALAALIWAJHIKA WA 'AZHIIMISUL-THAANIK.

Artinya : Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih Lagi Maha Penyayang. Segala puji bagi Allah Tuhan Semesta Alam. Pujian yang sebanding dengan nikmat-nikmatNya dan menjamin tambahannya. Wahai Tuhan kami, bagi-Mu-lah segala puji, dan bagi-Mu-lah segalah syukur, sebagaimana layak bagi keluhuran zat-Mu dan keagungan kekuasaan-Mu.

اَللهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ. صَلاَةً تُنْجِيْنَابِهَا مِنْ جَمِيْعِ اْلاَهْوَالِ وَاْلآفَاتِ. وَتَقْضِىْ لَنَابِهَا جَمِيْعَ الْحَاجَاتِ.وَتُطَهِّرُنَا بِهَا مِنْ جَمِيْعِ السَّيِّئَاتِ. وَتَرْفَعُنَابِهَا عِنْدَكَ اَعْلَى الدَّرَجَاتِ. وَتُبَلِّغُنَا بِهَا اَقْصَى الْغَيَاتِ مِنْ جَمِيْعِ الْخَيْرَاتِ فِى الْحَيَاةِ وَبَعْدَ الْمَمَاتِ اِنَّهُ سَمِيْعٌ قَرِيْبٌ مُجِيْبُ الدَّعَوَاتِ وَيَاقَاضِىَ الْحَاجَاتِ.

ALLAAHUMMA SHALLIWASALLIM 'ALAA SAYYIDINAA MUHAMMADIW WA 'ALAA AALI SAYYIDINAA MUHAMMAD. SHALA ATAN TUN AJIHNAA BÍHAA MINJAMII'IL AHWAALI WAL AAFAAT. WA TAQDHII LANAA BIHAA JAMII'AL HAAJAAT. WA TUTHAHHIRUNAA BIHAA MIN JAMII'IS SAYYI'AAT. W ATARFA ' UN A A BIHAA 'INDAKA ' A'LADDARAJAAT. WA TUBALLIGHUNAA BIHAA AQSHAL GHAAYAATI MIN JAMII'IL KHAIRAATIFIL HAYAATIWA BA'DAL MAMAAT. INNAHU SAMII'UN QARIIBUM MUJIIBUD DA'AWAAT WAYAA QAADHIYAL HAAJAAT.

Artinya : Wahai Allah, limpahkanlah rahmat dan kesejahteraan kepada penghulu kami, Nabi Muhammad dan keluarganya, yaitu rahmat yang dapat menyelamatkan kami dari segala ketakutan dan penyakit, yang dapat memenuhi segala kebutuhan kami, yang dapat mensucikan diri kami dari segala keburukan, yang dapat mengangkat derajat kami ke derajat tertinggi di sisi-Mu, dan dapat menyampaikan kami kepada tujuan maksimal dari segala kebaikan, baik semasa hidup maupun sesudah mati. Sesunggunya Dia (Allah) Maha Mendengar, Maha Dekat, lagi Maha Memperkenankan segala doa dan permohonan. Wahai Dzat yang Maha Memenuhi segala kebutuhan Hamba-Nya.

اَللهُمَّ اِنَّا نَسْئَلُكَ سَلاَمَةً فِى الدِّيْنِ وَالدُّنْيَا وَاْلآخِرَةِ وَعَافِيَةً فِى الْجَسَدِ وَصِحَّةً فِى الْبَدَنِ وَزِيَادَةً فِى الْعِلْمِ وَبَرَكَةً فِى الرِّزْقِ وَتَوْبَةً قَبْلَ الْمَوْتِ وَرَحْمَةً عِنْدَ الْمَوْتِ وَمَغْفِرَةً بَعْدَ الْمَوْتِ. اَللهُمَّ هَوِّنْ عَلَيْنَا فِىْ سَكَرَاتِ الْمَوْتِ وَالنَّجَاةَ مِنَ النَّارِ وَالْعَفْوَ عِنْدَ الْحِسَابِ.

ALLAAHUMMA INNAA NAS'ALUKA SALAAMATAN FTDDIINI WADDUN-YAA WAL AAKHIRAH. WA 'AAFIYA-TAN FIL JASADI WA SHIHHATAN FIL BADANI WA ZIYAADATAN FIL 'ILMI WA BARAKATAN FIRRIZQI WA TAUB ATAN QABLAL MAUT WA RAHM ATAN 'INDALMAUT WA MAGHFIRATAN BA'D AL MAUT. ALLAAHUMMA HAWWIN 'ALAINAA FII SAKARAATIL MAUT WAN NAJAATA MINAN NAARI WAL 'AFWA 'INDAL HISAAB.

Artinya :Wahai Allah! Sesungguhnya kami memohon kepadaMu, kesejahteraan dalam agama, dunia dan akhirat, keafiatan jasad, kesehatan badan, tambahan ilmu, keberkahan rezeki, taubat sebelum datang maut, rahmat pada saat datang maut, dan ampunan setelah datang maut. Wahai Allah! Permudahkanlah kami dalam menghadapi sakaratul maut, (Berilah kami) keselamatan dari api neraka, dan ampunan pada saat dilaksanakan hisab.

رَبَّنَا تَقَبَّلْ مِنَّا اِنَّكَ اَنْتَ السَّمِيْعُ الْعَلِيْمُ وَتُبْ عَلَيْنَا اِنَّكَ اَنْتَ التَّوَّابُ الرَّحِيْم

RABBANAA TAQABBAL MINNAA INNAKA ANTAS SAMII'UL 'ALIIM, WA TUB 'ALAINAA INNAKA ANTAT TA WWA ABUR RAHIIM.

Artinya : Wahai Tuhan kami, perkenankanlah (permohonan) dari kami, sesungguhnya Engkau Maha Mendengar Lagi Maha Mengetahui. Dan terimalah taubat kami, sesungguhnya Engkau Maha Menerima Taubat lagi Maha Penyayang.

رَبَّنَا أَتِنَا فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي اْلأَخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

RABBANAA AATINAA FIDDUNNYAA HASANAH, WA FIL AAKHIRATI HASANAH, WAQINAA ‘ADZAA BAN NAAR.

Artinya : Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan hidup di dunia dan kebaikan hidup di akhirat, dan jagalah kami dari siksa api neraka.

وَصَلَّى اللهُ عَلى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ وَالْحَمْدُ ِللهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ

WASHALLALLAAHU 'ALAA SAYYIDINAA MUHAMMA-DIN WA'ALAA AALIHIWA SHAHBIHIIWA SALLAM, WAL HAMDU LILLAAHIRABBIL 'AALAMIIN.

Artinya : Semoga Allah memberikan rahmat dan kesejahteraan kepada penghulu kami, Nabi Muhammad, keluarga dan sahabatnya dan segala puji bagi Allah, Tuhan Semesta Alam

Itulah yang dapat kami sajikan tata cara wirid dzikir dan doa setelah bacaan sholat wajib 5 waktu lengkap tulisan arab latin dan artinya, namun bukan hanya itu saja yang dapat kami sajikan masih banyak lagi seperti niat sholat subuh, dhuhur,asyar, magrib,isya dan bacaan doa doa yang lainnya. Semoga dengan adanya artikel kami ini dapat bermanfaat bagi kita semua.

Bacaan Niat Doa Buka Manfaat Sahur Puasa Sunnah Senin Kamis

Bacaan Niat Doa Buka Manfaat Sahur Puasa Sunnah Senin Kamis - Setelah kita fahami tentang kedudukan puasa senin kamis dalam hukum agama adalah sunnah dan banyak manfaat hikmah serta keistimewaan yang terkandung di dalamnya, maka setiap kali kita hendak melaksanakan segala sesuatu yang kiranya di anggap sulit maka laksanakanlah secara rutin puasa senin kamis misalkan kita ingin cepat dapat jodoh, mencari kerjaan, naik pangkat lancar dalam perusahaan dan yang lainnya insya Alloh dengan izin Alloh akan kita dapatkan.

Puasa senin kamis itu adalah merupakan salah satu amalan yang sering di laksanakan oleh baginda tercinta Nabi Muhammad SAW dalam arti hukumnya adalah sunnah, maka dengan itu kita yang mengaku-ngaku sebagai ummatnya, supaya diakui oleh Rosululloh sebagai ummatnya dan mendapatkan syafaat nanti di hari pembangkitan, selain memperbanyak bacaan sholawat nabi kita membiasakan melaksanakan puasa senin kamis kaeran itu merupakan salah satu sunnahnya.

Nah untuk itu bagi kita yang hendak melaksanakan puasa senin dan kamis, sebelumnya alangakah baiknya untuk mengkaji dulu bacaan niat puasa senin kamis, karena yang menentukan syah dan tidak syahnya amalan kita itu tergantung pada niatnya, jangan sampai amalan kita ini mubah di hadapan Alloh SWT Berikut ini adalah Niat Puasa Senin Kamis dan Manfaatnya Menurut Islam:

Bacaan Niat Doa Buka Manfaat Sahur Puasa Sunnah Senin Kamis

Bacaan Arab, Latin Dan Artinya Niat Puasa Sunah Hari Senin

نَوَيْتُ صَوْمَ يَوْمَ اْلاِثْنَيْنِ سُنَّةً ِللهِ تَعَالَى

NAWAITU SAUMA YAUMAL ITSNAINI SUNNATAN LILLAHI TANA’ALA

Artinya :Saya niat puasa hari Senin, sunnah karena Allah ta’ala.

Sedangkan Untuk Bacaan Arab Dan Latin Niat Puasa Sunah Hari Kamis Adalah:

نَوَيْتُ صَوْمَ يَوْمَ الْخَمِيْسِ سُنَّةً ِللهِ تَعَالَى

NAWAITU SAUMA YAUMAL KHOMIISI SUNNATAN LILLAHI TAA’ALA

Artinya :Saya niat puasa hari Kamis, sunnah karena Allah ta’ala.


Nah itulah untuk bacaan Niat Puasa Senin Kamis dan Manfaatnya Menurut Islam dalam bahasa arab, latin dan artinya untuk supaya kita tidak lupa lagi maka sering kalilah hafalkan bacaan ini dan laksanakalha puasa senin dan kamisnya.

Sedangkan untuk mas'alah keutamaan melaksanakan puasa senin dan kamis di antaranya;

1. Sejarah telah mencatat bahwa Rasulullah Sholallahu Alaihi wassalam dilahirkan pada hari senin tanggal 12 Rabi’ul Awal tahun Gajah, atau bertepatan dengan tanggal 27 April 571 Masehi.

عَنْ اَبِيْ قَتَادَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ اَنَّ رَسُوْلَ اللهِ صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ سُئِلَ عَنْ صَوْمِ يَوْمِ اْلِاثْنَيْنِ ؟ فَقاَلَ ذَلِكَ يَوْمٌ وُلِدْتُ فِيْهِ وَيَوْمٌ بُعِثْتُ اَوْ اٌنْزلَ عَلَيَّ فِيْهِ

Artinya: “Dari Abu Qotadah r.a, sesungguhnya Rosulululloh SAW ditanya tentang puasa Senin. Maka beliau menjawab : “Hari Senin adalah hari lahirku, hari aku mulai diutus atau hari mulai diturunkannya wahyu.” (HR. Muslim)

2. Hari senin dan hari kamis adalah merupakan hari penelitiannya amal mingguana kita oleh malaikat yang di tugaska oleh Alloh SWT, sesuai dengan sabda Nabi kita Muhammad SAW

وَعَنْ اَبِيْ هَرَيْرَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ عَنْ رَسُوْلَ اللهِ صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ تُعْرَضُ اْلَاعْمَالُ يَوْمَ اْلِاثْنَيْنِ وَالْخَمِيْسِ فَاُحِبّ اَنْ يٌّعْرَضَ عَمَلِيْ وَاَنَا صَائِمٌ

Artinya:“Dari Abi Hurairoh r.a, dari Rosulululloh SAW bersabda : “Seluruh amal disetor pada hari Senin dan Kamis, maka aku lebih menyukai saat setor amal tersebut dalam keadaan berpuasa.” (HR. Turmudzi)

3. Dari Abu Harrairah ra, Bahwasannya Rasulullah Sholallahu Alaihi Wassalam bersabda :

تُفْتَحُ أَبْوَابُ الْجَنَّةِ يَوْمَ الاثْنَيْنِ وَيَوْمَ الْخَمِيسِ فَيُغْفَرُ لِكُلِّ عَبْدٍ لاَ يُشْرِكُ بِاللهِ شَيْئًا إِلاَّ رَجُلاً كَانَتْ بَيْنَهُ وَبَيْنَ أَخِيهِ شَحْنَاءُ، فَيُقَالُ: أَنْظِرُوا هَذَيْنِ حَتَّى يَصْطَلِحَا، أَنْظِرُوا هَذَيْنِ حَتَّى يَصْطَلِحَا، أَنْظِرُوا هَذَيْنِ حَتَّى يَصْطَلِحَا

Artinya: “Pintu-pintu Surga dibuka pada hari Senin dan Kamis. Maka semua hamba yang tidak menyekutukan Allah dengan sesuatu apapun akan diampuni dosa-dosanya, kecuali seseorang yang antara dia dan saudaranya terjadi permusuhan. Lalu dikatakan, ‘Tundalah pengampunan terhadap kedua orang ini sampai keduanya berdamai, tundalah pengampunan terhadap kedua orang ini sampai keduanya berdamai, tundalah pengam-punan terhadap kedua orang ini sampai keduanya berdamai.” (HR. Muslim)

Mengingat kemanfaatan puasa senin kamis bagi kita terutama bagi kesehatan diantaranya:

1. Dapat menurunkan lemak, memang lemak itu adalah merupakan salah satu nutrisi yang di butuhkan oleh tubuh kita namun jika berlebihan bukannya bagus bagi pertumbuhan kita malah bisa mengakibatkan mudah datangnya penyakit.
Dalam penurunan lemak secara efektip supaya tidak berlebihan dalam tubuh kita itu diantaranya, olah raga secara teratur, melaksanaka diet dan yang paling bagus adalah dengan cara berpuasa.

2. Dapat mengeluarkan racun atau toksin dari dalam tubuh kita yang bercapur denga darah, lemak, dan yang lainnya yang berasal dari makanan dan minuman yang sering kita konsumsi sehari-hari karena pada masa sekarang ini banyak makanan-makanan yang mengandung jat kimia.

Nah cara yang paling baik untuk mengeluarkannya selain dari pada olah raga adalah dengan melaksanakan puasa, karena dengan puasa pasti kita tidak terlalu banyak mengkonsumsi makanan dan minuman, sehingga nantinya racun-racun yang ada dalam tubuh kita akan keluar sendirian dengan lewat buang air kencing, urin, atau pun lewat keringat.

3.Dapat mempercantik kulit tubuh apalagi bagi kaum wanita, karena dengan puasa sel-sel tubuh akan megalami pergantian atau pun reorganisasi secara teratur sehinggan nantinya sel-sel kulit akan mengalami peremajaan, tentunya kulit kita ini akan lebih muda lagi dan bisa lebih tampak cemerlang.

4. dapat memberikan pengistirahatan organ pencernaan tubuh, karena kalau terus menerus tidak ada hentinya organ pencernaan akan mengakibatkan cepat mengalami keruksakan, maka dengan melaksanakan puasa pasti organ tubuh kita ini tidak terlalu banyak bekerja dalam pencernaannya.

Nah itulah yang dapat kami sampaikan pada artikel ini mengenai niat puasa senin kamis dan Manfaatnya Menurut Islam, namun bukan hanya itu saja yang dapat kami sajikan masih banya lagi yang lainnya seperti niat dan bacaan sholat, puasa arofah, tarwiyah, puasa rajab, puasa sunnah sya'ban, puasa enam hari bulan syawwal apalagi puasa pada bulan ramadhan, semoga dengan adanya artikel ini dapat memberikan manfaat bagi kita semua.

Tata Cara Bacaan Tasbih Niat Sholat Idul fitri Lengkap Artinya

Tata Cara Bacaan Tasbih Niat Sholat Idul fitri Lengkap Artinya - sholat idul fitri walaupun kedudukannya sunnah namun pada waktu melaksanakannya seperti hukum wajib, karena melihat kekompakan umat islam pada waktu itu pada ikut serta melaksanakan baik laiki-laki maupun perempuan bahkan anak-anak juga sama ikut melaksanakan sholat idul fitri di mesjid-mesjid atau mushola bahkan sampai ada yang dilapangan terbuka.

Dengan hal seperti itu Idul fitri adalah merupakan salah satu momen terbesar bagi umat Islam, karena pada hari itu umat Islam diseluruh dunia baru saja selesai melaksanakan kewajiban puasa ramadhan sebulan lamanya, tentunya pada hari itu umat Islam merasa penuh dengan kegembiraan yang tak terbanadingkan dengan apa pun. Untuk melaksanakan sholat sunnah idul fitri, karena mulai bisa melaksanakan sholat idul fitri itu dari mulai terbitnya matahari sekitar pukul 6 30. walaupun hukum melaksanakan sholat Idul fitri itu hukumnya sunnah.

Adapun tata cara melaksanakan sholat sunnah idul fitri itu hampir sama dengan cara melaksanakan sholat fardhu, tapi memang ada perbedaannya seperti pada bacaan niatnya, dan setelah takbirotul ihram takbir lagi 7 kali takbiran yang diantara takbir membaca tasbih, sedangkan untuk rakaat kedua membacakan takbir 5 kali juda diantara takbir sama seperti rakaat awwal membaca tasbih. Tapi bagai mana kalau pakai doa qunut bisa atau tidak? itu bisa saa bahkan kalau lagi ada musibat yang menimpa umat islam lebih baik pakai doa qunut nazilah. Nah untuk lebih jelasnya panduan tata cara niat dan sholat idul fitri bisa anda simak di bawah ini:

Bacaan Niat Dan Tata Cara Sholat Idul Fitri

Bacaan Niat Sholat idul fitri.

Niat Sholat Sunah Idul Fitri sebagai Imam

اُصَلِّى سُنُّةً عِيْدِ الْفِطْرِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ اِمَامًا ِللهِ تَعَالَى

USHOLLI SUNNATA 'IIDHIL FITHRI ROK'ATAINI MUSTAQBILAL QIBLATI IMAAMAN LILLAAHI TA'AALA

Artinya : Saya niat sholat sunnah idul fitri dua raka'at menghadap kiblat sebagai imam karena Allah Ta'ala

Niat Sholat Sunah Hari Raya Idul Fitri sebagai Ma'mum

اُصَلِّى سُنُّةً عِيْدِ الْفِطْرِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ مَأْمُوْمًا ِللهِ تَعَالَى

USHOLLI SUNNATA 'IIDHIL FITHRI ROK'ATAINI MUSTAQBILAL QIBLATI MA'MUUMAN LILLAAHI TA'AALA

Artinya :Saya niat sholat sunnah idul fitri dua raka'at menghadap kiblat sebagai ma'mum karena Allah Ta'ala

Tata Cara Shalat 'Ied Fitri
Jumlah raka’at shalat Idul Fithri adalah dua raka’at. Adapun tata caranya adalah sebagai berikut.

Pertama takbiratul ihrom, sebagaimana shalat-shalat lainnya.
Lalu bertakbir (takbir zawa-id/tambahan) sebanyak tujuh kali takbir -selain takbiratul ihrom- sebelum memulai membaca Al Fatihah.

Di antara takbir-takbir (takbir zawa-id) yang ada tadi tidak ada bacaan dzikir tertentu. Namun ada sebuah riwayat dari Ibnu Mas’ud, ia mengatakan, “Di antara tiap takbir, hendaklah menyanjung dan memuji Allah.” Syaikhul Islam mengatakan bahwa sebagian salaf di antara tiap takbir membaca bacaan berikut:

سُبْحَانَ اللَّهِ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ وَلَا إلَهَ إلَّا اللَّهُ وَاَللَّهُ أَكْبَرُ . اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِي وَارْحَمْنِي

SUBHANALLAH WAL HAMDULILLAH WA LAA ILAHA ILLALLAH WALLAHU AKBAR. ALLAHUMMAGHFIRLII WAR HAMNII

Artinya : Maha suci Allah, segala pujian bagi-Nya, tidak ada sesembahan yang benar untuk disembah selain Allah. Ya Allah, ampunilah aku dan rahmatilah aku.

Kemudian membaca Al Fatihah, dilanjutkan dengan membaca surat lainnya. Surat yang dibaca oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah surat Qaaf pada raka’at pertama dan surat Al Qomar pada raka’at kedua.

Ada riwayat bahwa ‘Umar bin Al Khattab pernah menanyakan pada Waqid Al Laitsiy mengenai surat apa yang dibaca oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika shalat ‘Idul Adha dan ‘Idul Fithri. Ia pun menjawab

“Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa membaca “Qaaf, wal qur’anil majiid” (surat Qaaf) dan “Iqtarobatis saa’atu wan syaqqol qomar” (surat Al Qomar).

Boleh juga membaca surat Al A’laa pada raka’at pertama dan surat Al Ghosiyah pada raka’at kedua. Dan jika hari ‘ied jatuh pada hari Jum’at, dianjurkan pula membaca surat Al A’laa pada raka’at pertama dan surat Al Ghosiyah pada raka’at kedua, pada shalat ‘ied maupun shalat Jum’at. Dari An Nu’man bin Basyir, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

Setelah membaca surat, kemudian melakukan gerakan shalat seperti biasa (ruku, i’tidal, sujud, dst).
Bertakbir ketika bangkit untuk mengerjakan raka’at kedua.
Kemudian bertakbir (takbir zawa-id/tambahan) sebanyak lima kali takbir -selain takbir bangkit dari sujud- sebelum memulai membaca Al Fatihah.
Kemudian membaca surat Al Fatihah dan surat lainnya sebagaimana yang telah disebutkan di atas.
Mengerjakan gerakan lainnya hingga salam.

Demikian yang dapat kami sampaikan Bacaan niat dan tata cara sholat idul fitri arab, latin lengkap dengan artinya, bacaan takbir doa setelah sholat idul fitri, video gambar rangkaian gerakan sholat idul fitri berapa rakaat, tata cara niat shalat idul fitri sesuai sunnah begitu juga sholat idul adha sama halnya seperti pelaksanaan sholat idul fitri. Namun bukan hanya itu saja yang dapat kami sajikan begitu juga ada ucapan idul fitri, kata kata idul fitri lucu, sholat istikharah, sholat taubat dan masih banyak lagi yang lainnya. Semoga dengan adanya artikel kami ini bisa bermanfaat bagi kita semua.

Bacaan Niat Dan Doa Buka Puasa Ramadhan Sebulan Yang Benar

Bacaan Niat Puasa Dan Doa Buka Puasa Ramadhan - Ramadhan tiba tentunya bagi umat islam sudah siap melaksanakan ibadah puasa sebulan lamanya dengan niat puasa yang tulus karena Alloh hanya melaksanakan tugas kewajiban kita sebagai umat islam, maka untuk itu mari kita persiapkan untuk menghapal bacaan atau lafadz niat puasa terutama bagi yang masih belum hafal atau karena kita mungkin lupa lagi, karena puas ramadhan di laksanakan hanya setahun sekali.

Puasa ramadhan termasuk ibadah, yang mana ibadah itu syah atau tidaknya tergantung pada niat, jadi niatlah yang bisa membedakan antara adat dan ibadah dan hukum niat dalam melaksanakan ibadah itu adalah wajib, maka barang siapa yang lupa atau sengaja tidak membaca niat maka ibadhnya tidak syah.

Adapun waktunya niat adalah berbarengan dengan pelaksanaan ibadah, terkecuali pada ibadah puasa wajib seperti puasa ramadhan, karena niat puasa ramadhan harus di bacakan pada waktu malam padahal waktu puasa adalah dari mulai keluar fajar shidik sampai terbenamnya mata hari.

Bacaan Niat Puasa Dan Doa Buka Puasa Ramadhan

Nah barang siapa yang masih belum fahan bacaan niat puasa dan bacaan doa buka puasa ramadhan maka kami di sini akan menyajikannya dengan tulisan bahasa arab, lati dan artinya seperti di bawah ini:

Bacaan Niat Puasa Ramadhan Arab Latin Dan Artinya.


Bacaan Doa Buka Puasa Ramadhan Arab Latin Dan Artinya.


Bisa juga dengan lafadz/Bacaan:


Doa ini di ambil dari hadits Rosululloh SAW:

كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، إِذَا أَفْطَرَ قَالَ: ذَهَبَ الظَّمَـأُ، وابْــتَلَّتِ العُرُوقُ، وثَــبَتَ الأَجْرُ إِن شَاءَ اللهُ

Artinya : Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, apabila beliau berbuka, beliau membaca: “Dzahaba-dz Dzama’u, Wabtalati-l ‘Uruuqu wa Tsabata-l Ajru, Insyaa Allah” (HR. Abu Daud 2357, Ad-Daruquthni dalam sunannya 2279, Al-Bazzar dalam Al-Musnad 5395, dan Al-Baihaqi dalam As-Shugra 1390. Hadis ini dinilai hasan oleh Al-Albani).

Itulah yang dapat kami sajikan bacaan niat puasa dan doa buka puasa ramadhan arab latin lengkap dengan artinya, seperti sebelumnya kami telah memberikan pengertian puasa ramadhan niat puasa nisfu sya'ban dan jadwal imsakiyah ramadhan, bacaan sholat, sholawat nabi, rukun iman dan masih banyak lagi yang lainnya. Semoga dengan adanya artikel kami ini dapat bermanfaat bagi kita semua.